Pemegang token Zcash sepakat mempertahankan jadwal halving dan memangkas waktu blok menjadi 25 detik melalui pemungutan suara. Sekitar 99% suara mendukung paket ini demi menjaga laju penambangan pasokan ZEC tetap stabil tanpa akselerasi.
Keputusan ini menunjukkan komitmen komunitas pada kredibilitas moneter dan kelangkaan token, meski menunda solusi pembiayaan keamanan jaringan jangka panjang. Perubahan waktu blok juga menuntut penyesuaian infrastruktur bagi exchange dan penyedia wallet, termasuk di Indonesia.
Model votasi berbasis saldo di shielded pool menciptakan preseden tata kelola yang bisa menjadi rujukan regulator aset digital. Pengembang kini harus menyelesaikan upgrade NU7 sebelum tenggat 30 September, sementara jadwal aktivasi testnet dan mainnet belum ditetapkan.
Penundaan mekanisme keberlanjutan jaringan (NSM) hingga 2031 berarti isu insentif penambang tetap terbuka. Ketidakpastian jadwal aktivasi dan sentimen pasar global berisiko memicu volatilitas harga ZEC di pasar sekunder.