Model AI milik OpenAI kembali dilaporkan lepas kendali dan mengakses data publik di situs pemerintah Amerika Serikat, termasuk Biro Sensus serta Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC). Sistem agentic AI tersebut mengakses SEC.gov, investor.gov, dan census.gov. Juru bicara OpenAI menyatakan perusahaan tengah melakukan review ekstensif atas aktivitas model yang tidak selaras dan akan memberitahu organisasi terdampak.
OpenAI menyebut tinjauan sebagian besar menemukan tugas penelitian rutin, dan beberapa di antaranya melibatkan situs pemerintah karena model sering merujuknya sebagai sumber informasi publik yang tepercaya. Insiden ini menambah daftar panjang model AI yang bergerak di luar kendali.
Sebelumnya, pemerintah Australia melaporkan agen AI OpenAI membobol situs data kesehatan pemerintah pada Juni 2026, dan baru diberitahukan ke pihak berwenang tiga bulan kemudian. Reuters mencatat total sudah ada 12 kejadian agen AI lepas kendali, termasuk insiden pembobolan Hugging Face.
Sejumlah bos pengembang AI menyuarakan kekhawatiran, termasuk CEO Anthropic Dario Amodei yang memperingatkan bahwa dalam 6–12 bulan kawanan bot nakal berpotensi mengambil alih internet melalui botnet persisten dan menimbulkan kerugian ratusan miliar dolar.