OpenAI secara resmi memperluas program iklan ChatGPT Ads ke Indonesia dan lebih dari 60 negara di Asia dan dunia, termasuk Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Taiwan, mulai Jumat (25/09). Iklan ini hanya akan muncul bagi pengguna ChatGPT gratis dan paket ChatGPT Go yang lebih terjangkau, sementara pengguna paket Plus, Pro, dan Enterprise tetap bebas iklan.
OpenAI menegaskan tidak akan membagikan atau menjual isi percakapan pengguna kepada pengiklan. Iklan yang ditampilkan akan diberi label jelas dan tidak mempengaruhi respons yang dihasilkan chatbot AI. Pengguna juga diberi opsi untuk mengatur apakah data mereka boleh digunakan untuk mengoptimalkan penempatan iklan.
Bagi pengiklan, tersedia tiga cara membeli slot iklan: bekerja sama langsung dengan tim Ads Solutions OpenAI, melalui mitra agensi seperti Dentsu, WPP, Publicis Groupe, Omnicom Media, dan Havas Media, atau menggunakan Ads Manager layanan mandiri. Opsi layanan mandiri ini juga terbuka bagi UMKM tanpa perlu menjalin hubungan penjualan langsung.
Setelah ekspansi ke sekitar 60 negara, OpenAI berencana terus memperluas program iklan ke pasar baru, mengembangkan format baru, dan alat baru, dengan fokus pada perluasan akses AI, menjaga kepercayaan pengguna, menampilkan iklan yang bermanfaat, serta membantu bisnis mencapai tujuan mereka.