Google is launching its AI chips into space — Project Suncatcher MVP sports four TPUs and will be delivered by a SpaceX rocket

Minggu, 27 September 2026 pukul 00.05
Google is launching its AI chips into space — Project Suncatcher MVP sports four TPUs and will be delivered by a SpaceX rocket

Sumber Berita Asli

Latest from TechRadar

Baca di Website Asli ↗
Google bersiap meluncurkan satelit pusat data orbital eksperimental pertamanya pada 1 Oktober 2026 sebagai bagian dari Project Suncatcher, sebuah inisiatif riset jangka panjang yang mengeksplorasi apakah orbit Bumi rendah dapat menjadi lokasi infrastruktur machine learning berskala besar yang ditenagai sinar matahari. Satelit bernama MVP ini membawa empat chip Tensor Processing Unit (TPU) kustom Google di dalam wahana seukuran kulkas, dan akan diluncurkan menggunakan roket SpaceX Falcon 9 dalam misi rideshare Transporter-18. Google tidak membangun satelit ini dari nol, melainkan mengintegrasikan chipnya ke satelit buatan Planet Labs untuk mempercepat target awal 2027. Sebelum peluncuran, insinyur melakukan pengujian getaran pada tiga sumbu untuk mensimulasikan kondisi peluncuran yang mencapai hingga sepuluh kali gravitasi normal, dan hasilnya menunjukkan perangkat keras bertahan tanpa kegagalan struktural maupun fungsional. Google juga menguji TPU Trillium di fasilitas berkas proton UC Davis, dan chip tersebut terbukti mampu bertahan terhadap dosis radiasi yang melebihi apa yang akan diterima selama misi orbital lima tahun. Tantangan rekayasa terbesar yang belum terpecahkan adalah pendinginan, karena ruang angkasa tidak memiliki aliran udara untuk membuang panas. Google mengandalkan material antarmuka termal yang menghubungkan chip ke pipa panas aluminium dan tembaga yang mengarah ke radiator yang memancarkan panas langsung ke vakum ruang angkasa. Akibat keterbatasan ini, TPU hanya dapat beroperasi terus-menerus selama sekitar lima belas menit sebelum harus dimatikan agar sistem radiator dapat mengejar pendinginan. Desain satelit di masa depan direncanakan membawa puluhan chip TPU per unit yang berkomunikasi melalui koneksi laser berkecepatan tinggi presisi dalam konstelasi. Google berencana menguji dua satelit yang saling berkomunikasi dengan cara ini sekitar tahun 2027, bersamaan dengan peluncuran satelit kustom yang telah direncanakan sebelumnya.

Berita Terkait Lainnya