Penelitian terbaru menunjukkan bahwa protein berbasis mikroba berpotensi menggantikan bahan baku ikan dalam produksi makanan anjing dan kucing. Temuan ini menawarkan solusi berkelanjutan untuk mengurangi ketergantungan industri pakan hewan peliharaan terhadap hasil tangkapan laut.
Studi tersebut juga mengonfirmasi bahwa formulasi pakan berbahan mikroba memiliki daya tarik rasa (palatabilitas) yang tinggi, sehingga disukai oleh hewan peliharaan. Hal ini memastikan transisi bahan baku tidak mengorbankan kecukupan nutrisi maupun selera makan anjing dan kucing.
Penggunaan protein mikroba dinilai lebih ramah lingkungan karena mengurangi tekanan pada populasi ikan liar dan jejak karbon produksi pakan konvensional. Inovasi ini membuka peluang pasar pakan hewan peliharaan yang lebih hijau dan efisien sumber daya.