Kenali Perbedaan Harvest Moon, Supermoon, dan Blue Moon | LPP RRI

Minggu, 27 September 2026 pukul 15.50
Kenali Perbedaan Harvest Moon, Supermoon, dan Blue Moon | LPP RRI

Sumber Berita Asli

Berita Pusat Pemberitaan Hari Ini | LPP RRI

Baca di Website Asli ↗
Fenomena Harvest Moon menghiasi langit Indonesia pada 26 September 2026. Harvest Moon adalah sebutan untuk Bulan purnama yang muncul paling dekat dengan ekuinoks musim gugur, yang berasal dari kebiasaan petani di Eropa dan Amerika Utara yang memanfaatkan cahaya Bulan untuk melanjutkan panen hingga malam. Selain Harvest Moon, terdapat pula istilah Supermoon dan Blue Moon yang sama-sama berkaitan dengan Bulan purnama namun memiliki arti berbeda. Supermoon berkaitan dengan jarak Bulan dari Bumi, terjadi ketika Bulan purnama berada dekat dengan titik perigee, yaitu titik terdekat Bulan dengan Bumi. Saat berada di posisi ini, Bulan purnama dapat terlihat sedikit lebih besar dan terang. NASA menjelaskan bahwa Supermoon bukan istilah resmi dalam astronomi, melainkan istilah yang menggambarkan kondisi tersebut. Sementara itu, Blue Moon tidak berarti Bulan berubah menjadi warna biru. Istilah ini digunakan ketika terjadi dua Bulan purnama dalam satu bulan kalender, atau dapat juga merujuk pada Bulan purnama ketiga ketika terdapat empat Bulan purnama dalam satu musim. Karena pengertiannya berbeda, satu Bulan purnama bisa memiliki lebih dari satu sebutan sekaligus, misalnya Supermoon sekaligus Blue Moon. Perbedaan ketiga istilah tersebut terletak pada dasar penamaannya: Harvest Moon berkaitan dengan waktu, Supermoon dengan jarak Bulan dari Bumi, dan Blue Moon dengan jumlah Bulan purnama. Ketiganya sebenarnya tidak menunjukkan tiga jenis Bulan yang berbeda, melainkan digunakan untuk menjelaskan kondisi tertentu yang terjadi pada Bulan purnama.

Berita Terkait Lainnya