DPC PKB Banyuwangi berkomitmen mendorong keterlibatan penyandang disabilitas dalam pembangunan daerah melalui rembug bersama PPDI Banyuwangi di Kafe Urup-urup. Kegiatan ini menjadi ruang bagi penyandang disabilitas untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi secara santai dan terbuka.
Ketua DPC PKB Banyuwangi, Zaki Al Mubarok, menegaskan bahwa penyandang disabilitas harus menjadi subjek pembangunan, bukan sekadar objek atau penerima manfaat program. Dalam forum tersebut, muncul usulan pentingnya validasi data penyandang disabilitas agar kebijakan pemerintah lebih tepat sasaran.
Ketua PPDI Banyuwangi, Teguh, mengungkapkan bahwa selama ini penyandang disabilitas sering hanya dijadikan pelengkap dalam kegiatan seremonial. Ia berharap ke depan mereka benar-benar dilibatkan dalam proses perencanaan pembangunan dan penentuan sasaran program nonfisik.
Selain itu, peserta juga menyoroti kendala akses permodalan untuk mengembangkan usaha mandiri, seperti yang dialami Katimin, penyandang disabilitas pemilik usaha sol sepatu. DPC PKB Banyuwangi berharap aspirasi ini dapat mendorong kebijakan pembangunan daerah yang lebih inklusif dan memberikan ruang nyata bagi penyandang disabilitas untuk berkontribusi.