Pemerintah Kabupaten Cirebon mempercepat penemuan kasus tuberkulosis (TBC) melalui tracing terintegrasi dengan Program Cek Kesehatan Gratis. Hingga pekan ketiga September 2026, Dinas Kesehatan telah menyisir 340 dari 412 desa, menyasar kontak erat pasien, warga dengan gejala batuk, dan faktor risiko tertentu.
Bupati Cirebon Imron menyatakan program ini bertujuan memperluas akses pemeriksaan dan pengobatan gratis, didukung mobil rontgen untuk mendeteksi TBC dan penyakit pernapasan. Targetnya, seluruh 412 desa terjangkau hingga Desember 2026, disertai edukasi pola hidup sehat.
Kepala Dinas Kesehatan Eni Suhaeni melaporkan tracing sejak awal Agustus menjangkau sekitar 34.000 orang di 340 desa. Dari 18.000 data yang masuk, sekitar 2.200 orang terduga TBC dan 74 di antaranya positif. Pasien positif langsung diobati, begitu pula 234 kontak serumah yang telah mendapat pengobatan.
Dinas Kesehatan menargetkan pemeriksaan 46.600 orang hingga akhir November 2026, dengan sasaran sekitar 100 orang per desa. Upaya ini mendukung target nasional penurunan kasus TBC sebesar 50 persen pada 2030 dibandingkan kondisi 2025.