Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan bahwa asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merupakan ancaman serius bagi kesehatan anak, terutama akibat paparan partikel berbahaya PM2.5. Ketua IDAI, Dr. Piprim Basarah Yanuarso, menyatakan bahwa anak merupakan kelompok paling rentan terhadap paparan asap tersebut, yang dinilai bukan hanya sebagai bencana lingkungan, melainkan juga darurat kesehatan. Dr. Wahyuni Indawati menambahkan bahwa partikel PM2.5 dari asap kebakaran hutan memiliki potensi oksidasi dan pro-inflamasi yang lebih tinggi, sehingga berbahaya hingga 10 kali lipat bagi saluran pernapasan anak dibandingkan sumber lain. IDAI menawarkan 8 rekomendasi langkah praktis untuk melindungi anak-anak dari paparan asap karhutla demi menjaga kesehatan respiratorinya.