Kejar Produktivitas Sawit, BPDP Genjot Kompetensi Pekebun Swadaya

Minggu, 27 September 2026 pukul 15.46
Kejar Produktivitas Sawit, BPDP Genjot Kompetensi Pekebun Swadaya

Sumber Berita Asli

Republika Online RSS Feed

Baca di Website Asli ↗
Produktivitas kelapa sawit nasional baru mencapai 3,6 ton per hektare, tertinggal dari negara produsen lain yang mampu mencapai 4-5 ton per hektare. Untuk itu, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian terus menggenjot program pengembangan SDM bagi pekebun sawit swadaya di 26 provinsi. Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma, Iim Mucharam, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi pekebun rakyat yang menguasai 42 persen dari total 16,83 juta hektare areal sawit nasional. Tantangan utama meliputi penerapan Good Agricultural Practices (GAP), akses bibit tersertifikasi, pemahaman regulasi, serta kesiapan menghadapi sertifikasi ISPO dan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Program ini menyasar sekitar 2,6 juta pekebun swadaya yang mengelola hampir 7 juta hektare lahan. BPDP memastikan penyaluran dana pengembangan SDM 2026 dilakukan tepat sasaran dan akuntabel, mencakup pelatihan, pendampingan, fasilitasi, hingga beasiswa bagi 5.000 mahasiswa di 42 perguruan tinggi dari wilayah sentra sawit. LPP Agro Nusantara sebagai mitra pelatihan telah menyelenggarakan 211 kelas dengan 6.439 peserta dalam tiga tahun terakhir. Program diarahkan tidak sekadar transfer pengetahuan, tetapi mendorong perubahan perilaku kerja pekebun agar mampu meningkatkan produktivitas, adaptif terhadap digitalisasi, dan siap bersaing dalam rantai pasok global yang menuntut keberlanjutan.

Berita Terkait Lainnya